Panduan Perjalanan dan Liburan ke Vietnam

Panduan perjalanan dan liburan ke Vietnam untuk peserta Open Trip, Private Trip, dan Group Tour Smiletrip.

Yang Perlu Disiapkan Sebelum Berangkat

  1. Jangan lupa bawa paspor.
  2. Cek kembali tiket pesawat dan voucher hotel sudah tersimpan di HP (tidak perlu dicetak). Kadang petugas imigrasi menanyakan tiket dan voucher hotel.
  3. Harap tiba di bandara 3 jam sebelum keberangkatan untuk proses check-in, bagasi, dan imigrasi.

Penerbangan Transit

  • Pastikan pada saat check-in di Jakarta sudah mendapat 2 boarding pass (tiket), yaitu Jakarta – Kuala Lumpur, dan Kuala Lumpur – Hanoi
  • Setelah landing di Kuala Lumpur, peserta harus langsung menuju Gate penerbangan lanjutan Kuala Lumpur – Hanoi. Lokasi Gate bisa dicek di papan pengumuman bandara.
  • Apabila peserta tertinggal pesawat lanjutan dikarenakan operasional maskapai (delay penerbangan pertama) atau human error (seperti lama di restoran, toilet, belanja dsb) dan berakibat peserta ditinggal penerbangan lanjutan, maka tidak ada pengembalian biaya (no refund) tiket pesawat maupun biaya tour.

Setelah Tiba di Vietnam

  1. Peserta akan bertemu driver atau tour guide setelah tiba di bandara Vietnam.
  2. Lokasi meeting point akan diinfokan melalui Whatsapp.
  3. Harap mengaktifkan Whatsapp setelah mendarat di Vietnam, bisa menggunakan free wifi bandara.
  4. Saat di imigrasi Vietnam, tidak perlu isi kartu, form, dll. Hanya menunjukkan paspor dan tiket saja.
  5. Antrian imigrasi di Vietnam biasanya cukup panjang, terutama high season atau musim liburan.

Hal-hal lain seputar Vietnam

  1. Colokan listrik di Vietnam sama dengan Indonesia.
  2. Bahasa Inggris belum banyak dipakai secara luas di Vietnam. Biasanya hanya staf hotel dan tour guide yang lancar bahasa Inggris.
  3. Pembayaran QRIS Indonesia belum bisa dipakai di Vietnam.
  4. Tarik tunai ATM di Vietnam bisa pakai kartu debit semua bank Indonesia.
  5. Tarik tunai ATM di Vietnam sekali tarik maksimal 5.000.000 VND, biaya sekali tarik sekitar 50.000 VND.

Makanan

  1. Secara umum, makanan di Vietnam rasanya lebih hambar daripada di Indonesia, tidak banyak pakai bumbu dan tidak ada varian sambal seperti Indonesia. Bagi yang tidak cocok, silahkan membawa bumbu kering atau sambal sendiri dari Indonesia.
  2. Makanan street-food di Vietnam umumnya non halal, kecuali restoran dengan logo halal.
  3. Restoran halal di Vietnam biasanya hanya menyajikan menu masakan India dan Timur Tengah.
  4. Makanan yang include di paket trip adalah no-pork (atau pork terpisah untuk buffet lunch). Untuk peserta Muslim, apabila ragu dan kurang yakin, silahkan mempersiapkan dan menyesuaikan sendiri (membawa lauk kering atau sambal kering), kami tidak menyediakan menu pengganti.
  5. Pada setiap menu makan yang include dalam paket trip, minuman tidak termasuk. Peserta bisa pesan minuman langsung di lokasi.
  6. Resto hotel di Vietnam baru buka jam 7 pagi. Apabila itinerary tour harus berangkat sebelum jam 7 pagi, maka peserta dipersilahkan mempersiapkan sarapan sendiri (tidak menyediakan breakfast box).

Cuaca dan Musim di Vietnam

Vietnam bagian utara (Hanoi, Halong Bay, Sapa, Ninh Binh) berdekatan dengan China. Berikut cuaca umum di kawasan ini.

  • Januari, Februari: Musim dingin, sekitar 10-15 Celcius di Hanoi dan 0-5 Celcius di Sapa
  • Maret: Peralihan dari musim dingin ke musim semi
  • April, Mei: Cuaca mulai hangat
  • Juni, Juli: Musim panas
  • Agustus, September, Oktober: Masih panas dan kadang hujan
  • November: Cuaca mulai sejuk, peralihan ke musim dingin
  • Desember: Musim dingin

Cuaca Vietnam bagian tengah (Danang, Hoi An, Hue) dan selatan (Ho Chi Minh City, Phu Quoc) hampir sama dengan Indonesia. Musim hujan sekitar bulan Oktober sampai Desember.

Traffic

  1. Setir mobil di Vietnam sebelah kiri. Jadi, arah lalu lintasnya kebalikan di Indonesia. Harap diperhatikan saat naik/turun mobil dan setiap menyeberang jalan.
  2. Traffic di Vietnam sangat ramai dan padat. Motor dan mobil sering membunyikan klakson dengan kencang. Hal itu normal dan biasa.
  3. Grab bisa dipakai di Vietnam, hanya bisa bayar cash.
  4. Gojek sudah tidak bisa dipakai di Vietnam.

Hotel

  1. Hotel di Vietnam tidak luas dan tidak besar. Harap diperhatikan standar bintang hotel di Vietnam berbeda dan di bawah Indonesia.
  2. Tidak ada morning call di hotel Vietnam. Peserta harus pasang alarm sendiri dan menyesuaikan situasi dan kondisi selama tour.
  3. Vietnam merupakan negara sosialis. Ada banyak gambar, logo, dan simbol komunis. Harap tidak membawa pulang atau memposting foto di media sosial dengan simbol-simbol tersebut karena dilarang oleh hukum di Indonesia.
  4. Vietnam aman untuk wisata. Namun tetap hati-hati dan menjaga barang pribadi seperti dompet, tas kecil, hp, dsb terutama di tempat umum yang ramai.
  5. Tiap kamar hotel hanya diberikan satu kunci saja. Peserta tidak bisa meminta kunci tambahan.
  6. Kamar hotel double bed (satu kasur), twin bed (dua kasur), dan triple bed (family room) tergantung ketersediaan hotel. Kami tidak menyediakan kamar atau hotel pengganti apabila type kamar yang diminta tidak tersedia.
  7. Peserta trip dilarang pindah hotel karena penjemputan tour dan bandara berdasarkan hotel yang telah dipesan sebelum trip. Tidak ada biaya refund dan transport apabila peserta pindah hotel.
  8. Harap cek kembali barang-barang pribadi (seperti dompet, HP, paspor, dll) setiap meninggalkan hotel, kapal, lokasi wisata, rest area dan tempat lainnya. Kami tidak bertanggung jawab apabila ada kehilangan atau ketinggalan.
  9. Bagi peserta Muslim, selama tour tidak disediakan tempat, fasilitas, dan waktu khusus untuk ibadah. Harap menyesuaikan diri. Hal ini juga berlaku untuk penganut agama lain.
  10. Jam penjemputan on-time sesuai waktu yang ditentukan. Peserta harus sudah siap di lobby hotel 5 menit sebelum jadwal penjemputan. Peserta yang tidak siap atau tidak ada di lobby hotel saat penjemputan, dengan alasan apa pun, dianggap no-show dan akan ditinggal. Tidak ada biaya refund dan reschedule apabila terjadi no-show.
  11. Free program adalah acara bebas, peserta bisa jalan-jalan sendiri untuk belanja, beli oleh-oleh, atau wisata kuliner di area sekitar hotel tanpa didampingi tour guide atau tour leader.

SIM Card dan Paket Internet

  • Telkomsel bisa pakai roaming Asia Tenggara, tidak perlu ganti SIM.
  • Paket roaming Asia Tenggara juga bisa dipakai di negara transit seperti Malaysia dan Singapura.
  • Apabila beli SIM Card di Vietnam, harganya sekitar 250.000 VND sampai 350.000 VND untuk masa berlaku 7 hari sampai 1 bulan.
  • Free-wifi banyak tersedia di Vietnam: bandara, hotel, cafe, area wisata, kapal Halong Bay.

Mata Uang

  • Mata uang yang digunakan untuk semua transaksi selama di Vietnam adalah Vietnam Dong.
  • US Dolar bisa digunakan hanya di beberapa tempat saja, seperti bandara, hotel, dsb.
  • Transaksi di Vietnam 90% masih menggunakan cash atau uang tunai.
  • Tukar Vietnam Dong sebaiknya dilakukan saat tiba di bandara Vietnam. Usahakan tukar Vietnam Dong dari mata uang yang kursnya tinggi seperti USD, SGD, MYR, dsb.
  • Beberapa penjual oleh-oleh dan kaki lima di Vietnam ada yang terima cash Rupiah, tapi hanya nominal RP 100.000 dan RP 50.000 saja.
  • Nominal uang di Vietnam dari kecil ke besar: VND 1000, 5000, 10.000, 20.000, 50.000, 100.000, 200.000, 500.000. Tidak ada koin atau uang logam di Vietnam.
  • Saat pulang ke Indonesia, money changer di Indonesia biasanya hanya menerima nominal besar Vietnam Dong (misal: 500.000 VND, 200.000 VND, dan 100.000 VND). Silahkan dikira-kira sendiri berapa cash Vietnam Dong yang harus dibawa dan dibelanjakan selama di Vietnam.

Apabila peserta masih ada pertanyaan seputar trip yang sifatnya umum, bisa langsung chat di Grup WhatsApp trip.

Informasi lain yang lebih update, terutama tentang itinerary tour, akan dishare oleh tour guide satu hari sebelum aktivitas.

Terima kasih dan selamat menikmati liburan di Vietnam bersama Smiletrip!

Info Smiletrip

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *